TUTURAN DIREKTIF BAHASA PENGASUHAN ANAK PRA-SEKOLAH DI INDONESIA: SEBUAH STUDI KASUS/DIRECTIVE PRE-SCHOOL PARENTING LANGUAGE IN INDONESIA: A CASE STUDY

Hadi Machmud, Fahmi Gunawan

Abstract


Abstrak 

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tuturan direktif bahasa pengasuhan anak pra-sekolah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus. Data penelitian berupa tuturan direktif guru terhadap siswa dan tuturan siswa terhadap guru yang mengandung kesantunan.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi. Analisis data dilakukan secara tematik dan menggunakan paramater kesantunan linguistik tuturan direktif Kunjana (2005). Hasil penelitian ini melaporkan bahwa penanda kesantunan tuturan direktif bahasa pengasuhan guru terhadap anak-anak pra-sekolah itu berupa penggunaan penanda partikel, seperti ki, ta, ji, iyye, yadalam bahasa Bugis dan penggunaan penanda kesantunan berbentuk kata, seperti kata kekerabatan dan kata julukan. Demikian pula, tuturan direktif guru kepada anak-anak pra-sekolah direalisasikan dalam bentuk kalimat sederhana baik yang berbentuk kalimat pendek maupun panjang. Penelitian ini mengimplikasikan dua hal, yaitu implikasi konseptual dan implikasi  praktis. Secara konseptual, penelitian mengembangkan konsep ‘menjaga muka’ Brown dan Levinson (1987), sementara secara praktis, penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh para guru sekolah untuk senantiasa menerapkan bahasa santun kepada anak didiknya. Penggunaan bahasa santun itu tentu dapat memengaruhi kejiwaan anak dan di masa mendatang mereka dapat meniru perkataan santun yang disampaikan ke mereka. 

Kata kunci:anak-anak prasekolah, bahasa pengasuhan, Indonesia, kesantunan linguistik, tindak tutur direktif

Abstract

This researchaims to elucidate directive pre-school parenting language in Indonesia. This research adopted a case study research design. The utterances of teacher to student containing politeness and vise versa used as the main data. To collect data, observational partisipant was utilized.  Data analysis was carried out thematically and using the linguistic politeness parameter of Kunjana's directive speech (2005). This study reported that politeness markers of directive speech acts incorporate the using of politeness markers particle, such as ki, ta, ji, iyye, ya, sini in Buginesse language and politenesswords, like kinships and nicknames. Likewise, the teacher's directive speech to pre-school children is realized in the form of simple sentences, both in the form of short and long sentences. This research implied conceptual and practical implications. Conceptually, this research extends the concept 'face threatening act' of Brown and Levinson (1987), while practically, this evidence is expected to be used by school teachers to always apply polite language to their students. The use of polite language can certainly affect children's psyche and in the future they can imitate polite words conveyed to them.

Keywords:directive speech act, linguistics politeness, parenting language, pre-school children, Indonesia 


Keywords


anak-anak prasekolah; bahasa pengasuhan; Indonesia; kesantunan linguistik; tindak tutur direktif

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Aini. (2020). Pemerolehan Bahasa Anak Usia Tiga Tahun dalam Memproduksi Bahasa melalui Ujaran Sang Ibu. Metabahasa, 3(1), 1–10.

Alam, S.K., & Lestari, R.H. (2019). Pengembangan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Usia Dini dalam Memperkenalkan Bahasa Inggris melalui Flash Card. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.301.

Anggraini, N. (2021). Peranan Orang Tua dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 7(1), 43–54. https://doi.org/10.30595/mtf.v7i1.9741.

Apriliani, E.I., Purwanti, K.Y., & Riani, R.W. (2020). Peningkatan Kesantunan Bahasa Anak Usia Dini melalui Media Pembelajaran Interaktif Budaya Jawa. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 150–157. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.319.

Aulia Setyaningsih. (2020). Peningkatan Kemampuan Bahasa pada Anak Usia Dini Usia 5-6 Tahun. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Bartram, B. (2006). An Examination of Perceptions of Parental Influence on Attitudes to Language Learning. Educational Research, 48(2), 211–221. https://doi.org/10.1080/00131880600732298.

Batmang, & Gunawan, F. (2020). Issues of Social Values in the Arabic Teaching of Islamic Higher Education Students in Indonesia. Journal of Social Studies Education Research, 11(4), 235–256.

Brown, P. and S.C.L. (n.d.). Politeness: Some Universals in Language Usage. Cambridge: Cambridge University Press.

Cahyanti, Z.F. (2020). Hubungan pengetahuan Orang Tua, Pola Asuh dan Status Gizi dengan Perkembangan Bahasa Anak Usia Pra-sekolah di PAUD Kota Samarinda. Borneo Students Research, 1(3), 2216–2223.

Dale, P.S., Dionne, G., Eley, T.C., & Plomin, R. (2000). Lexical and Grammatical Development: A Behavioural Genetic Perspective. Journal of Child Language, 27, 619–642.

Denzin, N., & Lincoln, Y. (2005). Introduction: The Discipline and Practice of Qualitative Research. Sage Publications.

Epstein, J. L. (1986). Parents’ reactions to teacher practices of parent involvement. The Elementary School Journal, 86(3), 277–294. https://doi.org/10.4324/9780429493133

Fertiliana Dea, L., Setiawan, A., & Asmiyati, L. (2020). Upaya Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia 4--5 Tahun melalui Metode Bernyanyi Menggunakan Media Kartu Gambar. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 53–64. https://doi.org/10.37985/murhum.v1i1.6.

Flax, J. F., Realpe-Bonilla, T., Roesler, C., Choudhury, N., & Benasich, A. (2009). Using Early Standardized Language Measures to Predict Later Language and Early Reading Outcomes in Children at High Risk For Language-Learning Impairments. Journal of Learning Disabilities, 42(1), 61–75. doi:10.1177/0022219408326215.

Foley, W. (1999). Anthropological Linguistics: An Introduction. USA: Blackwell Publishers Inc.

Georgalidou, M. (2008). The Contextual Parameters of Linguistic Choice: Greek Children’s Preferences For The Formation of Directive Speech Acts. Journal of Pragmatics, 40(1), 72–94. https://doi.org/ 10.1016/j.pragma.2007.08.009.

Gleason, J.B. (1975). Fathers and Other Strangers: Men’s Speech To Young Children. In D.P. Dato (Ed.), Developmental psycholinguistics: Theory and applications (pp. 289–297). Washington, DC: Georgetown University Press.

Gunawan, F. (2013). Implikasi penggunaan Bahasa Gaul terhadap Pemakaian Bahasa Indonesia di Kalangan Siswa SMAN 3 Kendari. Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian, 8(1), 56–72.

Hasrianti, A. (2014). Kesantunan dan Hubungan Sosial dalam Masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan. PUSAKA, 2(1), 31–51.

Hidayah, N., Prabowo, T., & Najmuna, A. (2016). Pola Asuh Ibu Berhubungan dengan Tingkat Perkembangan Bahasa pada Anak Prasekolah di TK Al-Farabi Yogyakarta. Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia, 1(2), 48–54. https://doi.org/ 10.21927/jnki.2013.1(2).48-54

Hübscher, I., Garufi, M., & Prieto, P. (2018). Preschoolers Use Prosodic Mitigation Strategies to Encode Polite Stance. In Ś. D. Klessa K, Bachan J, Wagner A, Karpiński M (Ed.), Proceedings of the 9th International Conference on Speech Prosody (pp. 255–259). https://doi.org/ 10.21437/SpeechProsody.2018-52

Hübscher, I., Wagner, L., & Prieto, P. (2016). Young children’s sensitivity to polite stance expressed through audiovisual prosody in requests. In V. N. Barnes J, Brugos A, Shattuck-Hufnagel S (Ed.), Proceedings of the International Conference on Speech Prosody (pp. 922–955). https://doi.org/ 10.21437/speech prosody.2016-184

Isna, A. (2019). Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Al Athfal: Jurnal Kajian Perkembangan Anak Dan Manajemen Pendidikan Usia Dini, 2(1), 62–69.

Kunjana, R. (2005). Pragmatik: kesantunan imperatif bahasa Indonesia. Erlangga.

Lankinen, V., Lähteenmäki, M., Kaljonen, A., & Korpilahti, P. (2020). Father–child activities and paternal attitudes in early child language development: the STEPS study. Early Child Development and Care, 190(13), 2078-2092.

Leech, K. A., Salo, V. C., Rowe, M. L., & Cabrera, N. J. (2013). Father input and child vocabulary development: The importance of wh-questions and clarification requests. Seminars in Speech and Language, 34(4), 249–259. doi:10.1055/s0033-1353445.

Lindholm-Leary, K. (2014). Bilingual and biliteracy skills in young Spanish-speaking low-SES children: Impact of instructional language and primary language proficiency. International Journal of Bilingual Education and Bilingualism, 17(2), 144–159. https://doi.org/10.1080/13670050.2013.866625

Mattulada. (1975). Latoa: Satu lukisan analitis terhadap antropologi politik orang Bugis. Jakarta: Disertasi pascasarjana Universitas Indonesia.

Maysela Azzahra, I. (2020). Hubungan pola asuh orangtua dengan perkembangan bahasa anak kelompok B usia 5-6 tahun di TK Aisyiah 2 Palembang. PERNIK : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. https://doi.org/10.31851/pernik.v2i2.4066

Mulqiah, Z., Santi, E., & Lestari, D. R. (2017). Pola asuh orangtua dengan perkembangan bahasa anak prasekolah (usia 3-6 tahun). Dunia Keperawatan, 5(1), 61–67. https:// doi.org/10.20527/dk.v5i1.3643.

Munawwaroh, A. (2019). Keteladanan Sebagai Metode Pendidikan Karakter. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam,[SL], 7(2), 141-156.

Noor baiti. (2020). Pola asuh dan Komunikasi Orang Tua Terhadap Perkembangan Bahasa Anak. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. https://doi.org/10.31849/paud-lectura. v4i 01.4959.

Sandri, P.R., Trisnadoli, A., & Nugroho, E. S. (2019). Pengembangan game edukasi pengenalan bahasa Inggris dasar untuk anak TK. SMATIKA JURNAL, 9(2), 59–64. https://doi.org/10.32664/smatika.v9i 02.384.

Suardi, I.P., Ramadhan, S., & Asri, Y. (2019). Pemerolehan Bahasa Pertama pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.160.

Surono, S., Sumarlam, S., Wiratno, T., & Marmanto, S. (2019). Kindergarten Teachers’ Directive Speech Acts for Parenting towards their Students In the Teaching-Learning Process in Yogyakarta. https://doi.org/10.2991/ prasasti-19.2019.50.

Trisnawati, W., & Fauziah, P. (2019). Penanaman Nilai Karakter Melalui Pembiasan Berbahasa Jawa pada Anak Usia Dini di Desa Tanggeran, Kabupaten Banyumas. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. https:// doi.org/10.17509/cd.v10i2.1733.

Van Hulle, C.A., Goldsmith, H.H., & Lemery, K. S. (2004). Genetic, Environmental, And Gender Effects on Individual Differences in Toddler Expressive Language. Journal of Speech Language and Hearing Research, 47(4), 904–912.

Wesely, P.M. (2018). When school language and home language differ: one parent’s lived experience. International Journal of Bilingual Education and Bilingualism, 21(8), 929–942. https://doi.org/ 10.1080/ 13670050.2016.1217192.

Wulandari, D.I. (2018). Pemerolehan Bahasa Indonesia Anak Usia 3--5 Tahun di PAUD Lestari Desa Blimbing Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 2(1). https://doi.org/ 10.30651/lf.v2i1.1346.

Yamashita, A. (2019). Polite Language forms as Markers of an Emerging New Language order in Nikkei-Brazilian Japanese. Languages, 4(3), 49. https://doi.org/ 10.3390/languages4030049.

Yazan, B. (2015). Three approaches to case study methods in education: Yin, Merriam, and Stake. The qualitative report, 20(2), 134-152.

Yin, R.K. (2003). Case Study Research Design and Methods. Sage, Thousand Oaks.

Yule, G. (1996). Pragmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yulia, N. (2013). Ragam Bahasa Anak-Anak: Ditinjau dari segi Sosiolinguistik. Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa Dan Pembelajaran Bahasa, 6(2), 109–119. https://doi.org/10.24036/ld.v6i2.7406.

Yuniati, S., & Rohmadheny, P.S. (2020). Bermain peran: Sebuah metode Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 60–69. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.509.

Zaini, H., & Dewi, K. (2017). Pentingnya Media Pembelajaran untuk Anak Usia Dini. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 81–96. https://doi.org/10.19109/ra.v1i1.1489.

Zambrana, I., Ystrom, E., & Pons, F. (2012). Impact of Gender, Maternal Education, And Birth Order To The Development of Language Comprehension: A Longitudinal Study From 18 To 36 Months of Age. Journal of Developmental & Behavioral Pediatrics, 33, 146–155. doi:10.1097/ DBP.0b013e31823d4f83.




DOI: https://doi.org/10.29255/aksara.v33i2.960.269-282

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Aksara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

_______________________________________________________________________________________________________

Aksara INDEXED IN:

   
     
   

_______________________________________________________________________________________________________

AKSARA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

@2016 Balai Bahasa Provinsi Bali Jalan Trengguli I No. 34, Tembau, Denpasar 80238 Telepon (0361)461714, Faksimile (0361)463656, Pos-el: jurnalaksara@yahoo.co.id, Laman: http://balaibahasaprovinsibali.kemdikbud.go.id/