KRITIK SOSIAL BERMUATAN LOKAL BALI DALAM KUMPULAN CERITA NGUNTUL TANAH NUNULÉNGÉK LANGIT KARYA I MADE SUARSA/LOCAL BALINESE SOCIAL CRITICISTS IN THE STORIES COLLECTION OF NGUNTUL TANAH NULÉNGÉK LANGIT BY I MADE SUARSA

Ni Nyoman Tanjung Turaeni, Puji Retno Hardiningtyas

Abstract


Abstrak

Kritik sosial sebagai sebuah ide atau berbagai bentuk gagasan yang bertolak belakang dengan kenyataan yang tidak sesuai dengan tujuan dan harapan dari tatanan dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan membahas aspek sosial yang meliputi struktur cerita, masalah sosial dan kritik sosial bermuatan lokal Bali yang tercermin dalam kumpulan cerita pendek berbahasa Bali Nguntul Tanah Nulengék Langit karya I Made Suarsa. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan teknik interpretatif. Dalam pengolahan data dilakukan tahapan klasifikasi, pendeskripsian, penerjemahan, dan penganalisisan data. Untuk mengetahui masalah sosial dan kritik sosial dalam cerpen tersebut, digunakan teori sosiologi sastra dan teori struktural untuk mengetahui struktur formal yang membangun cerita tersebut. Hasil dan pembahasan penelitian ini menunjukkan bahwa kritik sosial yang dapat terhimpun dalam cerita tersebut adalah kritik sosial terhadap kemiskinan, kritik sosial disorganisasi keluarga dan kritik terhadap adat dan tradisi serta serta kehidupan sosial masyarakat Bali. Dengan demikian, lahirnya cerpen karya I Made Suarsa ini memperlihatkan kemegahan pariwisata, masih terdapat ketimpangan sosial dalam masyarakat Bali.

Kata kunci: cerpen, kritik sosial, masalah sosial, muatan lokal Bali

Abstract

Social criticism as an idea or various forms of ideas that are contrary to reality is not in accordance with the goals and expectations of the order in society. This study aims to discuss the social aspects which include story structure, social issues and social criticism with local Balinese content as re ected in a collection of short stories in Balinese language “Nguntul Tanah Nulengék Langit” by I Made Suarsa. The method used in this research is descriptive qualitative and note taking techniques. In data processing, the stages of classi cation, description, translation and data analysis are carried out. To nd out the social problems and social criticism in the short story, the sociology approach of Sapardi Djoko Damono’s view is used and is assisted by a structural approach to determine the formal structure that builds the story. The results of the study show that the social criticisms that can be collected in the story are social criticism of poverty, social criticism of family disorganization and criticism of customs and traditions as well as the social life of Balinese people who seem famous by tourism, but in fact there are still social inequalities in Balinese society.

Keywords: social problems, social criticism, short stories 


Keywords


cerpen; kritik sosial; masalah sosial; muatan lokal Bali

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Ardhana, IK. (2011). Globalisme dan Multi- Versalisme: Beberapa Catatan tentang Dinamika Sosial Budaya di Bali.

Astajaya, IK.M. (2019). Pariwisata Bali dalam Himpitan Dialetika Budaya. Maha Widya Duta, 3(2), 36--40.

Bagus, I G.N. (1975). Sanur dan Kuta: Masalah Perubahan Sosial di Daerah Pariwisata. Dalam Bali Dalam Sentuhan Pariwisata. Denpasar: Fakultas Sastra Unud.

Bahari. M. W., Permana, R., &Isnendes R. (2018). Kritik Sosial dalam Kumpulan Cerpen Jeruk Karya Lugiena De. Jurnal Dangiang Sunda, 6(3), 1--9.

Damono. S.D. (1984). Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Endraswara, S. (2003). Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.

Gautama. W.B. (2009). Kamus Bahasa Bali (Bali–Indonesia). Surabaya: Paramita.

Goldmann, L. (1973). “Genetik Structuralism in The Sociology of Literature”. Dalam Elizabeth and Tom Burns. Sociology of Literature and Drama. Middlesex: Penguin Books.

Hardiningtyas, P.R. (2014). Kelenturan Masyarakat Bali-Tradisional terhadap Modenitas dalam Kumpulan Cerpen Mandi Api. Jentera: Jurnal Kajian Sastra, 3(2), 135--146. DOI: 10.26499/ jentera.v3i2.444.

Jannah, S.R. (2012). Kegalauan Identitas: Dilema Hubungan Komunitas Muslim dan Hindu di Bali. Ulumuna: Jurnal Studi Islam, 16(2), 444--464. DOI: https://doi. org/10.20414/ujis.v16i2.186

Koentjaraningrat. (1978). Kebudyaaan, Mentalitet, dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia.

Libon,Y.&SadwikaI.N.(2019).KritikSosial dalam Kumpuan Cerpen Lelucon Para Koruptor Karya Agus Noor. Stilistika: Jurnal Pendiidkan Bahasa dan Seni, 8(1), 65—77. DOI: 10.5281/zenodo.3612785.

Melati, I.K. (2019). Kritik Sosial dalam Novel Orang-orang Biasa Karya Andrea Hirata. Prosiding Seminar Nasional Bahasa dan Sastra (hlm. 474—483), Volume 3, Nomor 2 Tahun 2019, E-ISSN. 2599- 0519.

Oksinata, H. (2010). Kritik Sosial dalam Kumpulan Puisi Aku Ingin Jadi Peluru (Kajian Resepsi Sastra, Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Sebelas Maret.

Pitana, IG. (1994). Dinamika Masyarakat dan Kebudayaan Bali. Denpasar: Penerbit Bali Post.

Pradopo, R.D. (2010). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Putra, IN.D. (2013). Hadiah Sastra Rancage: Pilar Penting Perkembangan Sastra Bali Modern (dalam buku Seperempat Abad Hadiah Sastera Rancagè 1989-2013 suntingan Etti R.S.dkk., Jakarta: Yayasan Kebudayaan Rancage, 2013, pp. 47-58.

Putra, IN.D. (2010). Tonggak Baru Sastra Bali Modern. Denpasar: Pustaka Larasan.

Putra, IG.G.P.A. (2016). Kritik atas Perubahan Sosial dala Cerpen Berbahasa Bali Ngurug Pasih. Jurnal Kajian Bali, 6(1), 291—308.

Ratna, N.K. (2009). Teori, metode, dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sawardi. 1974. Pengantar Kritik Sastra. Yogyakarta: FKSS IKIP Yogyakarta.

Suwondo, T. (2010). Kritik Sastra Indonesia dalam Jurnal Humaniora Tahun 2000—2008. Dimuat dalam Prosiding Workshop Forum Peneliti di Lingkungan Kemendiknas (hlm. 472— 490): Yogyakarta, 3—5 Maret 2010. Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Nasional. ISBN: 979 401 500 8.

Suarsa, IM. (2013). Nguntul Tanah Nulengek Langit. Surabaya: Paramita.

Soekanto. S. (2012). Sosiologi: Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Gra ndo.

Teeuw, A. (1988). Sastra dan Ilmu Sastra. Jakarta: Grasindo.

Wellek. R. & Warren, A. (2015). Teori Kesusastraan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Windia, W. (2015). Sekali Lagi Tentang Pengentasan Kemiskinan (di Bali). Piramida, 9(1), 1--7.

Sumber Internet:

Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. 2012. Bali dalam Angka. BPS Provinsi Bali.

Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. 2013. Bali dalam Angka. BPS Provinsi Bali.

Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. 2014. Bali dalam Angka. BPS Provinsi Bali.




DOI: https://doi.org/10.29255/aksara.v32i2.660.223-234

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Aksara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

_______________________________________________________________________________________________________

Aksara INDEXED IN:

  
   

_______________________________________________________________________________________________________

AKSARA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

@2016 Balai Bahasa Provinsi Bali Jalan Trengguli I No. 34, Tembau, Denpasar 80238 Telepon (0361)461714, Faksimile (0361)463656, Pos-el: jurnalaksara@yahoo.co.id, Laman: http://balaibahasaprovinsibali.kemdikbud.go.id/