BUDAYA BALI SEBAGAI MEDIA MOTIVASI DALAM PEMBELAJARAN BIPA TINGKAT PEMULA/BALI CULTURE AS A MOTIVATION MEDIUM IN LEARNING INDONESIAN FOR FOREIGNERS (BIPA) FOR BEGINNER LEVEL

Sang Ayu Putu Eny Parwati

Abstract


Abstrak

Pengenalan budaya lokal sebagai media pengajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis bagi pemelajarnya. Media pembelajaran yang menyangkut budaya pada bahasa yang dipelajari juga dapat membantu peserta didik meningkatkan pemahaman, menyajikan data dengan menarik dan terpercaya, serta memudahkan penafsiran dan memadatkan informasi, seperti yang ada dalam budaya Bali yang dapat diaplikasikan dalam pengajaran BIPA untuk Tingkat Pemula. Dengan menerapkan metode studi pustaka yang berlandaskan pada beberapa sumber dan pengetahuan penulis tentang budaya Bali, tulisan ini dapat dipaparkan dengan metode naturalistik karena hal-hal yang berkaitan dengan masalah budaya dilakukan pada kondisi alamiah (natural setting). Hasil yang diperoleh, yaitu budaya Bali sebagai media pembelajaran BIPA untuk pemelajar Tingkat Pemula, khususnya bagi pemelajar yang sedang belajar di Bali sangat menarik untuk disampaikan sebagai media penunjang pembelajaran utama dan sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan memahami materi yang sedang dipelajari oleh pemelajar. Pengenalan etika berbicara dalam bentuk sapaan, mengucapkan salam dengan gestur yang tepat, dan mengungkapkan hal-hal yang terkait dengan aktivitas adat dan keagamaan yang masih sangat kental dalam budaya Bali sangat perlu dan menarik untuk diketahui oleh pemelajar. Selain itu, gagasan ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun bahan ajar atau bahan penunjang pengajaran BIPA untuk Tingkat Pemula selanjutnya, khususnya bagi lembaga BIPA yang ada di Provinsi Bali.

Kata kunci: BIPA, budaya Bali, media, motivasi

Abstract

The introduction of local culture as arouse teaching medium in the teaching-learning process can arouse desire and interest, evoke motivation and stimulation of learning activities, and even bring psychological influences to the learners. Learning media related to the culture where a language is learned can also help students to increase understanding, present data attractively and reliably, facilitate interpretation and condense information is available in Balinese culture that can be applied in teaching BIPA for Beginner Level. By applying the literature study method which is based on several sources and the author’s knowledge about Balinese culture, this paper can be presented with naturalistic methods because matters relating to cultural issues are carried out in natural settings. The results obtained that the Balinese culture as BIPA learning media for Beginner Level students, especially for students who are studying in Bali is very interesting to be conveyed as a primary learning support medium and as a motivation to improve the ability to understand what is being learned by students. The introduction of ethics speaks in the form of greetings, says greetings with appropriate gestures, and expresses matters related to traditional and religious activities that are still very thick in Balinese culture. In addition, this idea can be taken into consideration in preparing teaching materials or supporting materials for BIPA teaching for the next Beginner Level, especially for BIPA institutions in the Province of Bali

Keywords: BIPA, Balinesse culture, supporting materials, motivation



Keywords


BIPA; budaya Bali; media; motivasi

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Adnyana, I.B.A. (2017) "Pengintegrasian Nilai Budaya Trihita Karana dalam Pengajaran BIPA. dalam Prosiding KIPBIPA X 2017 Pemartabatan Bahasa Indonesia dalam Menghadapi Perubahan Konstelasi Poilitik dan Ekonomi Dunia (hlm. 215--221). Malang: Media Nusa Creative.

Arsyad, Azhar. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persadalwi, H. (1998).

Brown, H.D. (2000). Principles and Language: Learning and Teaching, 4th ed. White Plains, NY: Addison Wesley Longman.

Danawaty, Ni Made. 2013.”Perlunya Pembelajaran Bahasa Bali yang Rekreatif di Sekolah Dasar Multikultural dan Multilingual” Madah, Vol. 4, No. 2, Edisi Oktober 2013 dalam laman URL:http://ejurnalbalaibahasa.id/index.php/madah/article/download/538--319. (hlm. 121--126) Diunduh pada 15 Januari 2020 pkl. 14.30.

Maryaeni. (2017) "Bertutur sebagai Cermin Perilaku Sosial: Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing" dalam Prosiding KIPBIPA X 2017 Pemartabatan Bahsa Indonesia dalam Menghadapi Perubahan Konstelasi Poilitik dan Ekonomi Dunia (hlm. 200--206). Malang: Media Nusa Creative.

Mulyati, Yeti. (2017) "Pengembangan Materi Ajar BIPA bagi Mahasiswa Tiongkok Berancangan Analisis Kebutuhan" dalam Prosiding KIPBIPA X 2017 Pemartabatan Bahasa Indonesia dalam Menghadapi Perubahan Konstelasi Politik dan Ekonomi Dunia (hlm. 289--298). Malang: Media Nusa Creative.

Nurjaya, G. (2012). "Pengembangan Bahan Ajar Metode Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Berbasis Pembelajaran Kooperatif Jigsaw untuk Meningkatkan Pemahaman dan Kemampuan Aplikatif Mahasiswa". Jurnal Pendidikan Indonesia, Vol.1, No.2, Oktober, 2012. Diunduh pada 4 Agustus 2020, pkl. 11.16 Wita.

Prawiradilaga, Dewi Salma. (2007). Prisip Desain Pembelajaran. Jakarta: Kencana.

Suardiana, I Wayan. (2012). Bahasa Bali dan Kearifan Lokal dalam Jurnal Linguistika: Buletin Ilmiah Program Magister Linguistik, Vol. 19 (2019). Denpasar: Univeritas Udayana https://ojs.unud.ac.id/index.php/linguistika/article/view/9691 diunduh pada 25 Juli 2020 pkl. 17.12 Wita.

Sugiyono (2013). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. CV.

Sulaga, I Nyoman. (1996) Tata Bahasa Baku Bahasa Bali. Denpasar: Pemerintah Provinsi Daerah Tingkat I Bali.

Sutjiati-Beratha, Ni Luh. (2007). “Kebutuhan Pembelajaran Bahasa Bali Siswa Sekolah Dasar di Daerah Tingkat I Provinsi Bali. dalam http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/16720. Vol. 3. No. 2, Edisi 29 Oktober 2017. (hlm. 56--63) diunduh pada 25 Juli 2020 pkl. 17.15 Wita.

Tim Penyusun. (2006) Tata Bahasa Bali. Denpasar: Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Badan Pembinaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali Provinsi Bali

Windia, Wayan dan Dewi, Ratna Kumala. (2007) Analisis Bisnis yang Berlandaskan Tri Hitakarana. Denpasar: Universitas Udayana.




DOI: https://doi.org/10.29255/aksara.v33i2.654.323-333

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Aksara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

_______________________________________________________________________________________________________

Aksara INDEXED IN:

   
     
   

_______________________________________________________________________________________________________

AKSARA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

@2016 Balai Bahasa Provinsi Bali Jalan Trengguli I No. 34, Tembau, Denpasar 80238 Telepon (0361)461714, Faksimile (0361)463656, Pos-el: jurnalaksara@yahoo.co.id, Laman: http://balaibahasaprovinsibali.kemdikbud.go.id/