IDEOLOGI BAHASA POLITIK SOEKARNO: SARANA KETAHANAN, KEAMANAN, DAN PERDAMAIAN INDONESIA

David Samuel Latupeirissa, Zummy Anselmus Dami

Abstract


Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menggali ideologi yang terkandung dalam bahasa politik Soekarno selaku salah satu tokoh pendiri bangsa dan proklamator kemerdekaan NKRI, (2) menggali motivasi yang ada di balik lahirnya ideologi dalam bahasa tersebut, dan (3) melihat perubahan sosial budaya sebagai dampak dari ideologi bahasa politik Soekarno. Untuk mencapai ketiga tujuan penelitian di atas, peneliti menggunakan Teori Analisis Wacana Kritis (AWK) model Fairclough (1989, 1995, 2005, 2006) sebagai teori utama, dan teori Ideologi sebagai teori pendukung. Metode yang diterapkan dalam pengumpulan data adalah metode dokumentasi, sedangkan metode yang diterapkan dalam analisis data adalah metode deskripstif kualitatif yang diterapkan berdasarkan tiga level analisis AWK Fairclough. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ideologi yang terkandung dalam bahasa Soekarno adalah ideologi ‘persatuan dan kesatuan sebagai hal yang penting’, ideologi ‘revolusi adalah bagian yang tidak terpisahkan dari jiwa bangsa Indonesia’, dan ideologi ‘imperialisme sebagai musuh utama bangsa Indonesia’. Ideologi tersebut perlu dihidupi sebagai salah satu strategi demi menjaga ketahanan, keamanan, dan perdamaian Indonesia. Selanjutnya, ideologi tersebut dilatari oleh keadaan bangsa yang plural dan kesadaran bahwa sifat statis adalah penghalang kemajuan bangsa. Kandungan ideologi dimaksud membawa perubahan dalam cara berkomunikasi dan cara hidup bangsa Indonesia.

Kata kunci: ideologi, bahasa politik, analisis wacana kritis 

Abstract

The current study aims at: (1) to explore the ideology conceived in Soekarno’s political language as one of the nation founding fathers and the proclaimer of Indonesia independence, (2) to explore the motivations behind the birth of ideology in the language, and (3) to see the socio-cultural changes as the result of Soekarno’s political ideology. To achieve the research objectives, researcher used Critical Discourse Analysis Theory (CDA) of Fairclough (1989, 1995, 2005, 2006) as the main theory, and the theory of Ideology as a supporting theory. The method applied in data collection was documentation method, while the method applied in data analysis was descriptive qualitative method that applied based on three analysis levels of Fairclough CDA theory. The results show that the ideology contained in Soekarno’s political language is the ideology of ‘unity as an important thing’, the ideology of ‘revolution as an integral part of the Indonesian nation soul’, and the ideology of ‘imperialism as the main enemy of the Indonesia’. The ideology needs to be lived for the sake of Indonesia’s endurance, security and peace. Furthermore, the ideology is based on a plural nation state and the realization that static nature is a barrier to the progress of a nation. The ideology contents have brought changes in the way of communication and the way of Indonesian nation life.

Keywords: ideology, political language, critical discourse analysis


Keywords


ideologi; bahasa politik; analisis wacana kritis

Full Text:

PDF

References


Bustan, F. (2012). Politisi Selalu Berbohong. Opini dalam http://optimisme4all. blogspot.co.id/2012/09/politisi-selalu- berbohong.html. Diunduh pada 17 February 2017.

Fairclough, N. (1989). Language and Power. New York: Longman Group.

Fairclough, N. (1995a). Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language. London: Longman.

Fairclough, N. (1995b). Media Discourse. London: Edward Arnold.

Fairclough, N. (2003). Analysing Discourse Norman Fairclough: Textual Analysisng for Social Reasearch. London : Routledge.

Fairclough, N. (2005). Analysing Discourse. Textual Analysis for Social Research. Londong: Routledge.

Fairclough, N. (2006). Discourse and Social Change. Cambridge: Polity Press.

Fiske, J. (2012). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT. Rajagra ndo Persada.

Jupriono. (2010). Analisis Wacana Kritis Latar Historis Pidato Kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Jurnal Parafrase Vol. 10, No. 02, September 2010, hal. 38-49.

Jørgensen, M. dan Phillips, L.J. (2002). Discourse Analysis as Theory and Method. London: SAGE Publications.

Jørgensen, M. dan Phillips, L. J.(2010). Analisis Wacana, Teori dan Metode. Terj. Imam Suyitno, dkk. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kress, G. (1985). Ideological Structure in Discourse. Dalam: Handbook of Discourse Analysis Vol.4. Ed: Van Dijk. A.Teun 1985. Hlm.27-42 London:Academic Press.

Latupeirissa, D. S. (2014). Diskriminasi Gender Dalam Penggunaan Bahasa Indonesia di Surat Kabar Pos Kupang dan Timor Express: Sebuah Analisis Wacana Kritis. Tesis. Kupang: Universitas Nusa Cendana.

Latupeirissa, D.S., Laksana, IK.D., Artawa, K., & Sosiowati, I G.A.G. (2018). Repetition in Indonesian Political Language. Inter- national Journal of Linguistics, Literature and Culture, 4(6), 72-80.

Latupeirissa, D.S., Laksana, IK.D., Artawa, K., & Sosiowati, IG.A.G. (2019). On Political Language Ideology: Critical View of Indonesian President Speech. Journal of Language Teaching and Research, 10(4), 843-850.

Rakhmat, J. (1994). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Scott, P.D. et al. (2001). 100 Tahun Bung Karno: Sebuah Liber Amicorum. Jakarta: Hasta Mitra.

Thomas, L. dan Shan W. (2007). Bahasa, Masyarakat, dan Kekuasaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Thompson, J.B. (1984). Analisis Ideologi: Kritik Wacana Ideologi-Ideologi Dunia. Yogyakarta : Ircisod.

Thompson, J.B. (2004). Kritik Ideologi Global Teori Sosial Kritis tentang Relasi Ideologi dan Komunikasi Massa. Yogyakarta : Ircisod.

Thompson, J.B. (2005). Filsafat Bahasa dan Hermeneutik. Terj. Afandi. Surabaya: Visi Humanika.

Tim Penyusun Laporan Tahunan KPK 2015. (2016). Laporan Tahunan KPK Tahun 2015. Jakarta: Komisi Pemberantas Korupsi.

Van Dijk, T.A. (2001). Principles of Critical Discourse Analysis, Discourse Theory and Practice: A Reader. London: SAGE Publications Ltd.

Yuliono, A. (2013). Kepercayaan Masyarakat Pada Partai Politik, dalam Jurnal Administrasi Publik, Juni 2013, Vol. 11, No. 1, hlm. 173 – 184.




DOI: https://doi.org/10.29255/aksara.v31i2.364.251-268

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Aksara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

_______________________________________________________________________________________________________

AKSARA INDEXED IN:

  
   

_______________________________________________________________________________________________________

AKSARA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

@2016 Balai Bahasa Provinsi Bali Jalan Trengguli I No. 34, Tembau, Denpasar 80238 Telepon (0361)461714, Faksimile (0361)463656, Pos-el: jurnalaksara@yahoo.co.id, Laman: http://balaibahasaprovinsibali.kemdikbud.go.id/