MAKNA KEJANTANAN DAN KESETIAAN DALAM NAGASASRA DAN SABUK INTEN KARYA S.H. MINTARDJA

Saksono Prijanto

Abstract


Prosa silat Nagasasra dan Sabuk Inten mengungkapkan konsep kearifan lokal,
khususnya dalam konteks kebudayaan Jawa. Hal itu tercermin melalui sikap bijaksana dan kasih sayang para tokoh pendekar golongan putih. Dalam kebudayaan Jawa diyakini bahwa ucapan, tindakan, perbuatan, dan perilaku yang dianggap baik dan pantas adalah yang bijaksana dan penuh kasih sayang. Dengan pendekatan semiotik, melalui analisis sintaksis naratif, analisis semantik naratif, serta analisis tematik, makna prosa silat NSI akan terungkap secara utuh. Hasil penelitian membuktikan bahwa kejantanan dari tokoh utama dan kesetiaan tokoh utama terhadap Kesultanan Demak mendominasi keseluruhan cerita silat NSI. Kejantanan dan kesetiaan Mahesa Jenar, Kebo Kanigara, Begawan Manikmaya, dan Jaka Tingkir terungkap dengan jelas sewaktu mereka secara ikhlas mempertaruhkan jiwa raga untuk merebut kembali Kyai Nagasasra dan Kyai Sabuk Inten dari tangan para pendekar golongan hitam.


Keywords


sintaksis naratif; semantik naratif; isotopi

Full Text:

PDF

References


Damono, Sapardi Djoko.1984. Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Pusat P e m b i n a a n d a n Pengembangan Bahasa.

Eco, Umberto. 1979. A Theory of Semiotics. Bloomington: Indiana University Press.

Hassan, Fuad dan Koentjaraningrat. 1985. “Beberapa Azas Metodologi Ilmiah”. Dalam Koentjaraningrat (Ed.). 1985. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Cetakan VI. Jakarta: Gramedia.

Luxemburg, Jan van dkk. 1984. tentang sastra. Jakarta: Intermasa.

Miller, J. Hillis. 2011. On Literature: Aspek Kajian Sastra. Penerjemah Bethari Anissa Ismayasari. Yogyakarta: Jalasutra.

Nazir, Moh. 1985. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Prijanto, Saksono. 2010. Kritik Trilogi Roro Mendut, Genduk Duku, dan Lusi Lindri. Yogyakarta: Gama Media.

Ratna, Nyoman Kutha. 2007. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ridhwan, Anwar. 2009. Sudut Pandangan dalam Cereka. Cetakan Ketiga. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.

Stanton, Robert. 2012. Teori Fiksi. Cetakan Kedua. Penerjemah Sugihastuti dan Rossi Abi Al Irsyad. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sudikan, Setya Yuwana. 2013. Kearifan Budaya Lokal. Cetakan Pertama.

Sidoarjo: Damar Ilmu.

Todorov, Tzevetan. 1985. Tata Sastra. Terjemahan Okke K.S. Zaimar dkk.

Jakarta: Jambatan.

Zaimar, Okke K.S. 1981. “Analisis Struktur dalam Dongeng”. Bahan Penataran Sastra. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Zaimar, Okke Kusuma Sumantri. 2014. Semiotika dalam Analisis Karya Sastra. Depok: PT Komodo Books.

Sumber dari Internet:

http://www.antaranews.com/berita/340972/ singgih-hadi-mintardja-bermahkotasang-hyang-kamahayanikan Prosa silat Nagasasra dan Sabuk Inten diunduh dari www.agusharis.net.




DOI: https://doi.org/10.29255/aksara.v26i2.158.169-186

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2014 Aksara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

_______________________________________________________________________________________________________

Aksara INDEXED IN:

  
   

_______________________________________________________________________________________________________

AKSARA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

@2016 Balai Bahasa Provinsi Bali Jalan Trengguli I No. 34, Tembau, Denpasar 80238 Telepon (0361)461714, Faksimile (0361)463656, Pos-el: jurnalaksara@yahoo.co.id, Laman: http://balaibahasaprovinsibali.kemdikbud.go.id/