PEMILIHAN BAHASA WALSA-BAHASA INDONESIA OLEH PENUTUR ASLI BAHASA WALSA: STUDI KASUS PADA MASYARAKAT PUND

Suharyanto Suharyanto

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemilihan bahasa Walsa-bahasa
Indonesia pada ranah keluarga oleh penutur asli bahasa Walsa pada masyarakat
Pund, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Secara lebih khusus,
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel umur berpengaruh secara signifikan terhadap pilihan bahasa mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode kuantitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa pada ranah keluarga semakin muda usia responden maka semakin besar pemakaian bahasa Indonesia mereka. Fenomena ini mengindikasikan bahwa telah terjadi pergeseran pemakaian bahasa antargenerasi dalam masyarakat Pund. Adanya pengaruh variabel umur responden terhadap pilihan bahasa ini ditunjukkan oleh hasil anova pada setiap situasi pemakaian bahasa yang memperlihatkan bahwa nilai F selalu berada jauh di atas nilai F tabel. Hasil anova ini semakin diperkuat oleh hasil pengelompokan Duncan yang memperlihatkan adanya perbedaan kelompok pemilih bahasa yang
ditandai oleh perbedaan besarnya nilai rata-rata (mean) pilihan bahasa setiap
kelompok tersebut. Hasil pengelompokan Duncan ini secara tegas memperlihatkan perbedaan kelompok pemilih bahasa sebagai akibat perbedaan variabel umur tersebut.


Keywords


pemilihan bahasa; ranah keluarga; variabel umur

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Baker, Colin.1995. A Parent’s and Teacher’s Guide to Bilingualism.

Clevedon, Philadhelphia, Adelaide: Multilingual Matters Ltd.

Fishman, Joshua A. 1972. ” Domains and The Relationship between

Micro- and Macrosociolinguistics” dalam John J. Gumperz & Dell

Hymes (ed). 1972. Direction in Sociolinguistics: The Ethnography

of Communication. New York : Holt, Rinehart and Winston, Inc.

Holmes, Janet.1992. An Introduction to Sociolinguistics. New York:

Longman

Macky, F.W.1972. ”The Description of Bilingualism,” dalam Joshua A. Fishman (ed).1972. Reading the Sociology of Language. Mouton:

The Hague Paris.

Mantra, Ida Bagoes dan Kasto.1989. ”Penentuan Sampel”, dalam

Singarimbun, Masri dan Effendi,

Sofian (ed).1989. Metode Penelitian Survai. Jakarta: LP3ES.

Sudaryanto.1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar

Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Suwito. 1983. Pengantar Awal Sosiolinguistik, Teori, dan Problema. Surakarta: Kenary Offset.

Tim Pemetaan. 2008. “Kekerabatan Bahasa-Bahasa Daerah Di Indonesia”.

Jakarta: Pusat Bahasa.

Tachier, A. 1991. ’Bahasa-Bahasa Suku Bangsa di Irian Jaya’. Jayapura: Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Irian Jaya.




DOI: https://doi.org/10.29255/aksara.v26i1.142.35-45

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2014 Aksara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

_______________________________________________________________________________________________________

AKSARA INDEXED IN:

  
   

_______________________________________________________________________________________________________

AKSARA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

@2016 Balai Bahasa Provinsi Bali Jalan Trengguli I No. 34, Tembau, Denpasar 80238 Telepon (0361)461714, Faksimile (0361)463656, Pos-el: jurnalaksara@yahoo.co.id, Laman: http://balaibahasaprovinsibali.kemdikbud.go.id/