VERBA PENGALAM BAHASA BALI

Ni Luh Ketut Mas Indrawati

Abstract


Verba pengalam adalah verba yang mengungkapkan gejala psikologis yang berkaitan dengan kognisi, emosi, sensasi, atau komunikasi. Verba ini mengikat dua atau tiga kasus: agen (A), objek (O), dan pengalam (P). Karya tulis ini bertujuan untuk menganalisis verba pengalam bahasa Bali (yang selanjutnya disingkat BB). Teori yang diterapkan untuk membahas verba pengalam BB adalah teori kasus yang digagas oleh Fillmore (1968), dimodifikasi dan dikembangkan oleh Chafe (1970) dan Cook (1979). Hasil analisis menunjukkan bahwa verba pengalam BB secara semantis dibedakan menjadi Verba pengalam keadaan, verba pengalam proses, dan verba pengalam aksi. Verba pengalam BB memiliki kasus inti dan kasus non-inti. Kasus inti yang diikat oleh verba ini berupa kasus proporsional yang meliputi kasus A, P, Ok (objek keadaan), dan O. Kasus inti dalam struktur lahir bisa berupa kasus teraga dan kasus tidak teraga. Kasus non-inti dalam verba pengalam BB berupa; kasus lokasi, kasus tujuan, dan kasus waktu dan kasus ini tidak diikutkan pada kerangka kasus. Pada verba pengalam BB juga ditemukan: kasus terkandung, yaitu kasus inti yang tidak teraga dalam struktur lahir tetapi terkandung dalam verbanya, kasus dileksikalisasi yaitu kasus inti yang pada struktur lahir terleksikalisasi pada verba, dan kasus koreferensial yaitu kasus yang mengacu pada kasus yang sama.


Keywords


verba pengalam; kasus; agen; objek pengalam

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Budi Utami. 2000. “Peran Semantis Verba Bahasa Bali” (tesis). Denpasar:

Universitas Udayana.

Chafe, W. A. 1970. Meaning and the Structure of Language. London: The University of Chicago Press.

Cook, W.A. 1970. Case Grammar: Development of the Matrix Model.

Washington, D.C: Georgtown University Press.

Cook, W.A. 1989. Case Grammar Theory. Washington, D.C: Georgtown

University Press.

Fillmore, C.J. 1968. “The Case for Case”. Dalam E. Bach dan R.T Harms (eds) Universal in Linguistik Theory. New York: Halt, Renehart &Winston,

Inc.

Fromkin, V. and Robert Rodman. 1993. An Introduction to Language. New York: Harcout Brace Jovanovich College Publishers.

Margono. 1981. Tatabahasa Kasus dan Pola Kalimat pasif Bahasa Indonesia. Jakarta: Monograf yang diperbanyak o l e h P u s a t P emb i n a a n d a n Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sutjiati-Beratha, N. L. 2000. “Struktur dan Peran Semantis Verba Ujaran Bahasa Bali”. Dalam Bambang Kaswanti Purwo (ed) 1000. Kajian Serba

Linguistik: Untuk Anton Moeliono Pereksa Bahasa. Jakarta: PT. BPK.

Gunung Mulis.

Sutjiati-Beratha, N. L. 1997. “Basic Concepts of a Universal Semantic

Metalanguage” Linguistika: 110-115. Denpasar, Program Magister

Linguistik, Universitas Udayana.

Tampobolon, D.P. 1979. Tipe-Tipe Semantik Kata Kerja Bahasa Indonesia

Kont empore r. J aka r t a : Pus a t Pembinaan dan Pengembangan

Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.




DOI: https://doi.org/10.29255/aksara.v26i1.141.25-33

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2014 Aksara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

_______________________________________________________________________________________________________

AKSARA INDEXED IN:

  
   

_______________________________________________________________________________________________________

AKSARA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

@2016 Balai Bahasa Provinsi Bali Jalan Trengguli I No. 34, Tembau, Denpasar 80238 Telepon (0361)461714, Faksimile (0361)463656, Pos-el: jurnalaksara@yahoo.co.id, Laman: http://balaibahasaprovinsibali.kemdikbud.go.id/