FAKTOR-FAKTOR YANG MEMOTIVASI MASYARAKAT DI KOTA TABANAN, BALI UNTUK MENGGUNAKAN ALIH KODE

I Nengah Sukayana

Abstract


Masyarakat di kota Tabanan mayoritas tergolong dwibahasawan karena setidak-tidaknya mereka menguasai bahasa Bali (sebagai bahasa ibu) dan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua yang didapatkan melalui pendidikan formal di sekolah. Sebagai dwibahasawan, dalam berkomunikasi mereka akan menyesuaikan diri dengan topik, situasi, serta lawan bicaranya untuk memilih bahasa yang cocok atau pantas digunakan. Tentunya sebagai dwibahasawan, mereka akan lebih leluasa untuk memilih bahasa yang lebih sesuai bila dibandingkan dengan seorang yang ekabahasawan. Dari kajian yang dilakukan, ternyata masyarakat di kota Tabanan telah melakukan alih kode dalam berkomunikasi, baik antarwarga Tabanan maupun dengan warga di luar Tabanan. Adapun faktor-faktor yang memotivasi mereka untuk beralih kode sebagai berikut. (a) Kehadiran orang ketiga yang tidak mengenal atau
tidak mengerti bahasa Bali. (b) Adanya pergantian topik untuk menonjolkan suasana kebalian. (c) Adanya peralihan suasana dari suasana santai ke suasana formal. (d) Adanya pengutipan kode yang digunakan dalam teks.


Keywords


alih kode; dwibahasawan; ekabahasawan; topik; situasi

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Appel, Rene dkk. 1976. Sociolinguistic. Antwerpen Utrrecht: Het Spectrum.

Diebold, Jr. dan A. Richard. 1964. “Incipien Bilingualism” dalam Del

Hymes (ed.) 1964. Language in Culture and Society. New York:

Harper & Row.

Braight, William (ed). 1992. A Social Psicology of Bilingualism. New York: Rondom.

Chaer dan Agustina. 1985. Sosiolinguistik. Jakarta: Rineka Cipta.

Fasold, R.1984. The Sosiolinguistic of Society. Oxford: Basil Blackwell.

Ferguson, C.A. 1959. “Diglosia” dalam Pier Paolo Diglioli, 1972. Language and Social Context. Penguins Books.

Fisman, J. A. 1970. Sociolinguistics, a Brief Introduction. Massachusets:

Newburry.

Poedjosoedarmo, Soepomo. 1978. “Interferensi d a n I n t e g r a s i d a l am S t u d i Keanekabahasaan”. Kertas Kerja pada Kongres Bahasa Indonesia III, Jakarta 28 Oktober—3 November 1978. Jakarta: Pusat Bahasa.

Pride, J.B. dan Holmes, Janet. 1972. Sociolinguistics. Penguin Books.

Sudaryanto. 2003. Aneka dan Aneka Teknik Penelitian Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Weinrich, U. 1953. Languages in Contect. Paris: Mouton.




DOI: https://doi.org/10.29255/aksara.v26i1.140.15-23

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2014 Aksara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

_______________________________________________________________________________________________________

AKSARA INDEXED IN:

  
   

_______________________________________________________________________________________________________

AKSARA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

@2016 Balai Bahasa Provinsi Bali Jalan Trengguli I No. 34, Tembau, Denpasar 80238 Telepon (0361)461714, Faksimile (0361)463656, Pos-el: jurnalaksara@yahoo.co.id, Laman: http://balaibahasaprovinsibali.kemdikbud.go.id/