SINONIMI ADJEKTIVA DALAM BAHASA BALI

I Nengah Budiasa

Abstract


Dalam bahasa Bali tidak pernah ditemukan ada dua kata bersinonim memiliki kesamaan makna yang mutlak. Sebagai satuan leksikal, setiap kata memiliki relasi semantis yang berbeda-beda dalam membangun struktur kalimat. Perbedaan tersebut meyebabkan sebuah kata tidak memiliki kemungkinan yang sama untuk berdampingan dengan kata lain dalam satu bangun kalimat. Terkait dengan hal itu, masalah yang dibahas dalam kajian ini ada dua macam, yaitu (1) berapa macamkah  pasangan sinonim adjektiva yang dapat dianalisis  dalam bahasa Bali dan (2) bagaimanakah hubungan makna kata-kata yang menjadi pasangan sinonim adjektiva dalam bahasa Bali. Tujuan kajian ini adalah mendeskripsikan jumlah pasangan sinonim yang dapat dianalisis dan hubungan makna adjektiva-adjektiva yang menjadi pasangan sinonim dalam bahasa Bali. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode simak dan teknik catat. Artinya, pemerolehan data di lapangan dilakukan dengan cara menyimak pemakaian bahasa Bali, baik dalam bentuk tulisan maupun bentuk lisan. Berdasarkan  analisis data yang dilakukan diperoleh hasil bahwa sifat hubungan pasangan sinonim adjektiva yang ada dalam bahasa Bali dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti ragam, tingkat tutur, dan nilai rasa.

 


Keywords


satuan leksikal; hubungan semantik; pasangan sinonim; ragam

Full Text:

PDF

References


Aminuddin. 1988. Semantik: Pengantar Studi Tentang Makna. Bandung : CV Sinar Baru.

Bagus, I Gusti Ngurah. 1976. “Satua-Satua Sane Banyol ring Kesusastraan Bali”. Denpasar : Balai Penelitian Denpasar.

Candrawati, Ni Luh Komang. 1997. “Perian Semantik Leksem-Leksem Berkonsep Duduk dalam Bahasa Bali”. Dalam Aksara, Nomor 13, Juni. Denpasar : Balai Penelitian Bahasa.

Chaer, Abdul. 2007. Kajian Bahasa: Struktur Internal, Pemakaian, dan Pemelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Cruse, D. A. 1991. Lexical Semantics. Cambridge: Cambridge University Press.

Hadi, Sutrisno. Metodologi Research. Yogyakarta: Gamedia.

Kridalaksana, Harimurti. 1984. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia.

_________ 1986. Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia.

Nida, Eugene A. 1975. Componential Analysis of Meaning. Netherlands: Mouton & Co. N.V.

Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Suwadji dkk. 1992. Sistem Kesinoniman dalam Bahasa Jawa. Yogyakarta: Fakultas Sastra dan Kebudayaan, Universitas Gajah Mada.

Tama, I Wayan. 1995. “Komponen Makna Verba yang Berkaitan dengan Indra Penglihatan dalam Bahasa Bali”. Dalam Jurnal Aksara, Edisi Khusus Menyambut Lima puluh Tahun Indonesia Merdeka. Denpasar: Balai Penelitian Bahasa.

Sugono, Dendy. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia.

Verhaar, J. W. M. 1982. Pengantar Linguistik. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Warna, I Wayan, dkk. 1990. Kamus-Bali Indonesia. Denpasar: Pemda Tingkat I Provinsi Bali.




DOI: http://dx.doi.org/10.29255/aksara.v27i2.181.151-170

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Aksara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

_______________________________________________________________________________________________________

AKSARA INDEXED IN:

 
   

 

_______________________________________________________________________________________________________
 

AKSARA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

@2016 Balai Bahasa Provinsi Bali Jalan Trengguli I No. 34, Tembau, Denpasar 80238 Telepon (0361)461714, Faksimile (0361)463656, Pos-el: jurnalaksara@yahoo.co.id, Laman: www.balaibahasaprovinsibali.com