IDEOLOGI PENGASINGAN PADA KOSAKATA BUDAYA DALAM TERJEMAHAN NOVEL BREAKING DAWN

Yusup Irawan

Abstract


Penelitian penerjemahan ini mengangkat masalah pengaruh ideologi pengasingan pada sebuah karya terjemahan sastra modern. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh ideologi pengasingan pada kosakata budaya dalam terjemahan novel populer Breaking Dawn karya Stephenie Meyer. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan   metode pengumpulan data pembacaan teks dengan teknik catat. Metode analisis data menggunakan analisis kontens dengan teknik perbandingan karya terjemahan dengan karya asli. Teori yang digunakan untuk menganalisis data adalah teori ideologi penerjemahan Venuti dan Judickaitė, sedangkan teori yang digunakan untuk menganalisis kosakata budaya adalah teori kategori budaya Newmark. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh ideologi pengasingan dalam karya terjemahan novel tersebut pada kosakata budaya. Hal tersebut terlihat dari strategi-strategi penerjemahan yang diaplikasikan oleh penerjemah, yaitu strategi penerjemahan (1) preservasi, (2) penambahan, (3) naturalisasi, dan (4) literal. Strategi-strategi itu digunakan oleh penerjemah pada berbagai kategori kosakata budaya, yaitu kategori  (1) ekologi, (2) budaya material atau artefak, (3) budaya sosial yang mencakup pekerjaan dan aktivitas pada waktu luang, (4) organisasi atau kelompok, dan (5) gestur/bahasa tubuh dan  kebiasaan. Implikasi dari penggunaan pendekatan pengasingan dalam karya terjemahan novel Breaking Dawn adalah pembaca karya terjemahan tersebut dapat menikmati “foreigness”, yaitu rasa bahasa sumber novel tersebut sekaligus juga rasa budaya sumbernya.

 


Keywords


ideologi pengasingan; kosakata budaya; terjemahan; Breaking Dawn

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Anjanie, F. F. (2013). “Foreignization: A Study Of Woku Manadonese Restaurant Menu”. TransCon Proceedings, 2013, hlm. 177—187. Jakarta: Universitas Atma Jaya.

Barathayomi, W. (2012). “Strategi Penerjemahan Istilah Budaya dalam Novel “Olive Kitteridge”: Kritik Terjemahan Berdasarkan Model Analisis”. Tesis. Depok: Universitas Indonesia.

Handayani, A. (2009). “Analisis Ideologi Penerjemahan dan Penilaian Kualitas Terjemahan Istilah Kedokteran dalam Buku” Lecture Notes on Clinical Medicine”. Tesis. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Hatim dan Jeremy M. (2004). Translation: an Advanced Resource Book. London and New York: Routledge.

Heqing et al. (1991). Methodology of Western Translation Studies: Since the 1970s. Peking: Peking University Press.

Hoed, B. H. (2006). Penerjemahan dan Kebudayaan. Jakarta: Pustaka Jaya.

Judickaitė, L. (2009). “The Notions of Foreignization and Domestication Applied to Film Translation: Analysis Of Subtitles In Cartoon Ratatouille”. Jurnal Mokslininkų Darbai. Nr. 2 (23).

Karnedi. (2011). “Penerjemahan Metafora Konseptual dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia Studi Kasus Penerjemahan Buku Teks Bidang Ekonomi”. Disertasi. Depok: Universitas Indonesia.

Longman. (1987). Dictionary of Contemporary English. England: Longman Group UK Limited.

Meyer, S. (2012). Breaking Dawn (Awal yang Baru). Terjemahan Monica Dwi Chresnayani. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Mulatsih, I. (2013). “Terjemahan Teks Iklan Produk Kecantikan dan Perawatan Tubuh Berbahasa Inggris di Majalah Wanita ke dalam Bahasa Indonesia: Kajian Ideologi, Metode, Teknik Penerjemahan, dan Kualitasnya”. Tesis. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Munday, J. (2001). Introducing Translation Studies. London: Routledge.

Newmark, P. (1988). A Text Book of Translation. New York dan London: Prentice-Hall.

Pym, A. (1996). Review article of Lawrence Venuti’s The Translator’s Invisibility: A History of Translation. London and New York: Routledge, 1995. Diunduh dari http://usuaris.tinet. cat/apym/online/translation/1996_Venuti.pdf. New York: Routledge.

Silalahi, R. (2011). “Dampak Teknik, Metode, dan Ideologi Penerjemahan pada Kualitas Terjemahan Teks Medical Surgical-Nursing dalam Bahasa Indonesia”. Disertasi. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Sinde. (2012). “Analisis Teknik, Metode, Dan Ideologi Penerjemahan terhadap Buku Cerita Anak Bilingual “Four Funny Animal Stories”. Tesis. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Venuti, L. (1995). The Translator’s Invisibility: A History of Translation. London and New York: Routledge.

Yang, W. (2010). “Brief Study on Domestication and Foreignization in Translation”. Journal of Language Teaching and Research, 1 (1), hlm. 77—80.




DOI: http://dx.doi.org/10.29255/aksara.v28i2.132.213-226

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Aksara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

_______________________________________________________________________________________________________

AKSARA INDEXED IN:

 
   

 

_______________________________________________________________________________________________________
 

AKSARA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

@2016 Balai Bahasa Provinsi Bali Jalan Trengguli I No. 34, Tembau, Denpasar 80238 Telepon (0361)461714, Faksimile (0361)463656, Pos-el: jurnalaksara@yahoo.co.id, Laman: www.balaibahasaprovinsibali.com